Breaking News

Wisatawan Asing Ikut Meriahkan Peringatan Kulminasi 2025

Sambangdesa.com / Pontianak – Peringatan titik kulminasi di Kota Pontianak kali ini berlangsung dengan penuh semangat meskipun cuaca mendung. Acara yang bertepatan dengan bulan Ramadan ini dimeriahkan oleh berbagai agenda, termasuk pertunjukan seni budaya dan pergelaran busana. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyampaikan harapannya agar perayaan ini dapat terus dikembangkan untuk menarik lebih banyak wisatawan dan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat.

Di antara keramaian, terlihat sejumlah wisatawan mancanegara, termasuk pengunjung dari Republik Rakyat Tiongkok dan Norwegia, yang menikmati suasana di kawasan titik nol derajat garis bujur dan garis lintang bumi.

“Ke depan, saya berharap perayaan ini bisa lebih inovatif lagi, dikembangkan sehingga memberikan dampak ekonomi sekaligus meningkatkan jumlah wisatawan yang datang,” ungkap Edi setelah menandai puncak kulminasi dengan mendirikan telur di Tugu Khatulistiwa.

Menurut data dari dinas terkait, pada tahun 2024, sebanyak 720 wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, berkunjung ke Tugu Khatulistiwa yang terletak di Jalan Khatulistiwa, Kelurahan Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara. Edi menilai kawasan ini memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, meskipun saat ini terdapat kendala terkait status kepemilikan lahan.

“Sebenarnya ada potensi besar untuk dikembangkan, tetapi saat ini masih terkendala oleh kepemilikan lahan. Kami sedang berupaya untuk menguasai lahan di sekitar sini agar dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata yang representatif dan membanggakan masyarakat Kota Pontianak,” harapnya.

Wali Kota juga menyatakan bahwa pihaknya terbuka terhadap ide-ide inovatif dan kreatif dari masyarakat dalam merayakan peringatan titik kulminasi setiap 21 Maret dan 23 September. Ia mengundang kritik serta saran terkait pengemasan acara agar semakin menarik.

“Tugu Khatulistiwa merupakan ikon nasional yang menjadi kebanggaan masyarakat. Perangkat daerah terkait akan terus mendukung, didampingi oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Kalimantan Barat,” tambah Edi.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, juga turut mengajak masyarakat Kota Pontianak untuk menjadikan fenomena alam titik kulminasi sebagai momentum untuk meningkatkan rasa syukur atas keagungan Tuhan yang Maha Esa, serta menambah amal kebajikan kaum muslimin di bulan penuh berkah ini.

“Pesona kulminasi adalah bagian dari Kalender Event Kalimantan Barat. Kami mendukung Kota Pontianak untuk menjadikan kegiatan ini sebagai daya tarik wisata edukasi serta sarana pengembangan ilmu pengetahuan,” ujarnya mewakili Gubernur Kalimantan Barat.

Harisson berharap infrastruktur pariwisata di kawasan Tugu Khatulistiwa dapat semakin nyaman bagi pengunjung. Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kota Pontianak beserta perangkat daerah terkait atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Banyak hal yang dapat dilakukan masyarakat selama event pesona kulminasi. Tidak hanya menyaksikan puncak hilangnya bayangan, tetapi juga tersedia berbagai ruang untuk berkegiatan,” ungkapnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyerahkan bantuan dana senilai Rp 25 juta untuk mendukung kegiatan Pesona Kulminasi. Harisson juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam memeriahkan seluruh rangkaian acara.

“Fenomena ini merupakan keunikan geografis yang menjadi daya tarik, tidak hanya bagi warga lokal, tetapi juga bagi wisatawan domestik dan mancanegara,” pungkasnya.

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close