Desa Wisata Grenggeng: Destinasi Menarik di Kebumen
Desa Wisata Grenggeng, yang terbentuk pada 16 Agustus 1924, merupakan salah satu desa wisata yang mengutamakan potensi lokal.
Desa ini menawarkan berbagai pilihan wisata edukasi, religi, festival tahunan, pasar tradisional, dan objek sejarah yang dapat dinikmati oleh pengunjung.
Wisata di Desa Grenggeng dapat dikunjungi sepanjang tahun, dengan beberapa kegiatan spesifik seperti Festival Grebeg Syura yang diadakan setiap tahun untuk merayakan malam tahun baru Islam.
Desa ini berlokasi sekitar 25 km di sebelah barat pusat Kabupaten Kebumen dan dapat diakses dengan mudah melalui jalan nasional, dekat dengan Stasiun Karanganyar dan Stasiun Gombong.
Desa Wisata Grenggeng menjadi pilihan menarik karena menawarkan kombinasi antara pendidikan, spiritualitas, dan budaya lokal yang kaya.
Pengunjung dapat menjelajahi berbagai kegiatan dan festival yang ditawarkan, serta menikmati keindahan alam desa yang dikelilingi oleh perbukitan.
Pilihan Wisata di Desa Wisata Grenggeng
1. Wisata Edukasi Anyaman Daun Pandan
Desa Wisata Grenggeng menawarkan pelatihan membuat kerajinan anyaman pandan di Sekretariat Kelompok Tani Hutan Margot Rahayu di Dukuh Sutono. Galeri ini buka dari pukul 10.00 hingga 16.00 WIB, dan pengunjung dapat mengikuti pelatihan selama tiga jam serta membawa pulang suvenir berupa anyaman pandan.
2. Wisata Religi
Makam Syekh Baribin Tak jauh dari lokasi pelatihan, terdapat makam Syekh Baribin di Dukuh Setana Kunci. Makam ini terletak di puncak Gunung Grenggeng, menawarkan suasana tenang dan sejuk. Akses menuju makam cukup mudah, baik menggunakan kendaraan umum maupun ojek motor. Pengunjung harus melewati tangga sepanjang 100 meter dengan total 99 anak tangga sebelum memasuki area makam.
3. Festival Tahunan Grebeg Syura Syekh Baribin
Setiap tahun, Desa Wisata Grenggeng menyelenggarakan Festival Grebeg Syura Syekh Baribin untuk memperingati malam tahun baru Islam. Festival ini menampilkan berbagai seni tradisional, termasuk kirab tumpeng dan atraksi kebudayaan yang melibatkan api, serta santunan untuk anak-anak kurang beruntung.
4. Pasar Tradisional dan Industri Kreatif
Pasar Gemit di Desa Wisata Grenggeng mempertahankan nuansa tradisional dengan lapak-lapak pedagang yang khas. Pengunjung dapat menemukan berbagai produk lokal, termasuk tempe dan jajanan tradisional yang diproduksi di desa tersebut.
5. Wisata Sejarah di Bangunan Peninggalan Masa Lampau
Pengunjung juga dapat menjelajahi Taman Makam Pahlawan Sutan Negara dan Tugu Peringatan perjuangan kemerdekaan untuk mengenal lebih dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.
Desa Wisata Grenggeng merupakan pilihan destinasi yang kaya akan budaya dan sejarah. Dengan berbagai kegiatan yang ditawarkan, desa ini tidak hanya memberikan pengalaman berwisata yang menyenangkan, tetapi juga edukatif. Bagi para wisatawan, Desa Wisata Grenggeng adalah tempat yang patut dikunjungi untuk merasakan budaya lokal dan keindahan alamnya.
Social Footer