![]() |
Kepala Desa Tanggalrejo Mancing Bersama Warga Di |
CFD tersebut diinisiasi sebagai upaya Pemdes Tanggalrejo untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan, melibatkan pelaku UMKM, serta melestarikan budaya lokal melalui acara-acara tradisional.
Kegiatan ini diprakarsai oleh Kepala Desa Tanggalrejo, Dimas Wahyu Ramadhana, dengan dukungan dari karang taruna, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta sejumlah sponsor lokal.
Car free day menjadi bagian dari rangkaian acara sedekah desa, yang juga mencakup kegiatan budaya seperti pagelaran wayang kulit dan pasar Ramadan. CFD ini dirancang untuk memberikan ruang kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM, untuk berjualan dan berinteraksi di ruang publik.
Gelaran perdana CFD secara resmi dibuka pada Minggu, 23 Februari 2025. Pemdes merencanakan kegiatan ini berlangsung rutin dua kali dalam sebulan, yaitu pada Minggu pertama dan ketiga.
Lokasi kegiatan mencakup jalan utama Dusun Kalibening hingga Lapangan TGR, Desa Tanggalrejo, Mojoagung, Jombang.
Kepala Desa Dimas Wahyu Ramadhana menyampaikan bahwa CFD ini bertujuan untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan sekaligus menjadi wadah pelestarian budaya. "Kami ingin memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya dan menjadikan acara ini sebagai ajang kebersamaan warga desa," papar Dimas.
Pelaksanaan CFD melibatkan berbagai pihak, termasuk karang taruna, BPD, dan sponsor lokal. Grand opening CFD dibuka dengan kegiatan memancing bersama di Sungai Dam Kalibening. Dalam acara ini, Kepala Desa Dimas menyumbangkan 1.600 ekor lele dan seekor lele jumbo sebagai bagian dari aktivitas sosial. Pemancing yang berhasil menangkap lele jumbo mendapatkan hadiah tambahan berupa uang tunai dari kepala desa dan sponsor.
Selain itu, pelaku UMKM diberikan fasilitas berupa stan untuk berjualan. Pemdes juga memberikan kebebasan bagi pedagang lain untuk berjualan secara mandiri, asalkan tetap tertib dan rapi.
Sedekah desa tahun ini terasa lebih istimewa karena salah satu warga Desa Tanggalrejo, Salmanudin Yazid (Gus Salman), baru saja dilantik sebagai Wakil Bupati Jombang untuk periode 2025-2030. Dalam pagelaran wayang kulit pada Jumat, 21 Februari 2025, Gus Salman menerima gunungan wayang dari dalang Ki Senoaji—tokoh budaya yang juga berasal dari Tanggalrejo.
CFD Desa Tanggalrejo diharapkan menjadi agenda rutin yang tidak hanya meningkatkan perekonomian warga, tetapi juga mempererat kebersamaan serta menjaga tradisi desa. Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, Pemdes Tanggalrejo optimistis kegiatan ini akan menjadi contoh positif bagi desa-desa lain di Kabupaten Jombang.
Social Footer