Breaking News

28 Desa menjadi Lokasi Penanganan Stunting Kabupaten Mukomuko

28 Desa menjadi Lokasi Penanganan Stunting Kabupaten Mukomuko
Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomoko / Foto: Antara
Sambangdesa.com / Mukomuko - Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko menetapkan 28 desa di Provinsi Bengkulu sebagai lokasi khusus (lokus) untuk penanganan stunting pada tahun 2025. Penetapan ini sama dengan jumlah desa yang ditetapkan pada tahun sebelumnya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Mukomuko, Jajad Sudrajat, menjelaskan bahwa indikator capaian kegiatan penanganan stunting di 28 desa tersebut saat ini sedang menunggu evaluasi dari bidang kesehatan masyarakat. "Kami belum melakukan evaluasi stunting, sehingga belum bisa disampaikan berapa besar penurunan stunting dari tahun sebelumnya," ungkap Jajad dalam keterangannya di Mukomuko pada Kamis, 6 Maret 2025.

Jajad menambahkan bahwa penanganan stunting di daerah ini telah dilakukan secara lintas program oleh berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). Salah satu program utama adalah pemberian makanan tambahan (PMT) yang disalurkan melalui pos pelayanan terpadu (posyandu). Namun, pelaksanaan program ini terhambat karena sumber anggaran dari bantuan operasional kesehatan (BOK) belum terealisasi.

Untuk tahun 2025, target penurunan angka stunting di Kabupaten Mukomuko tetap ditetapkan sebesar 14 persen, sama seperti tahun sebelumnya. Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting di daerah ini pada tahun 2023 tercatat cukup tinggi, yaitu 22,02 persen.

Terkait dengan penanganan stunting selama bulan Ramadan, Jajad menyatakan bahwa program tetap berjalan di posyandu dengan melakukan skrining dan pemantauan tumbuh kembang anak. Hal ini dilakukan untuk mendeteksi adanya perkembangan kasus stunting. Selain itu, pihaknya akan melaksanakan pemantauan kesehatan di wilayah setempat dengan indikator seperti berat dan tinggi badan.

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close