Breaking News

Kemendes Evaluasi Pendamping Desa

Kemendes Evaluasi Pendamping Desa
Mendes PDT,  Yandri Susanto,  Saat Memberikan Keterangan Kepada Wartawan di Kantor Kemendes PDT / Foto: Antara
Sambangdesa.com / Jakarta - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) saat ini tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap peraturan dan kinerja pendamping desa sebelum membuka rekrutmen baru. Langkah ini diambil untuk memastikan pendamping desa yang terpilih nantinya mampu bekerja secara maksimal dan profesional dalam mendukung pembangunan desa.

Evaluasi ini dipimpin langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto. Dalam pernyataannya di Kantor Kemendes PDT, Jakarta, Senin (17/2/25), Yandri menjelaskan pentingnya proses evaluasi ini. Ia menegaskan bahwa pendamping desa harus benar-benar kompeten, terutama dalam mendukung program prioritas seperti ketahanan pangan.

Proses evaluasi berlangsung saat ini di bawah pengawasan Kemendes PDT. Menteri Yandri memberikan keterangannya kepada wartawan di Jakarta, menekankan bahwa pembukaan rekrutmen baru akan dilakukan setelah evaluasi selesai.

Menurut Yandri, evaluasi diperlukan untuk meningkatkan kualitas kinerja pendamping desa. Ia menyebutkan bahwa pendamping desa yang tidak maksimal dalam mendampingi desa menjadi salah satu alasan perlunya perbaikan. Selain itu, kriteria pendamping desa juga mungkin akan diperketat, terutama untuk mendukung program ketahanan pangan dan produktivitas desa.

Evaluasi ini melibatkan penilaian terhadap peraturan yang ada serta kinerja pendamping desa saat ini. Selain itu, Kemendes PDT juga akan menetapkan kriteria baru dalam rekrutmen mendatang. Yandri menegaskan bahwa semua pihak yang memenuhi kriteria, termasuk pendamping desa yang sedang bertugas, dapat mengikuti seleksi. Namun, mereka yang terafiliasi dengan partai politik dan hendak mencalonkan diri sebagai anggota legislatif akan dilarang mengikuti rekrutmen.

"Kami ingin pendamping desa benar-benar profesional dan fokus dalam tugasnya," ujar Yandri.

Kemendes PDT juga merespons beredarnya informasi palsu di media sosial terkait rekrutmen pendamping desa. Kementerian memastikan bahwa hingga saat ini belum ada pembukaan rekrutmen resmi. Informasi terkait rekrutmen hanya akan diumumkan melalui situs web dan akun media sosial resmi Kemendes PDT. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak diverifikasi.

Dengan evaluasi ini, Kemendes PDT berharap dapat merekrut pendamping desa yang berkualitas tinggi dan mampu membantu desa-desa di Indonesia berkembang secara mandiri dan berkelanjutan. Fokus utama adalah memastikan profesionalisme dan kontribusi nyata pendamping desa terhadap pembangunan desa, terutama di sektor prioritas seperti ketahanan pangan.

Menteri Yandri juga menegaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk menciptakan pendamping desa yang lebih baik di masa mendatang.

"Kami ingin memastikan bahwa ke depan, pendamping desa benar-benar bekerja untuk desa, fokus, dan profesional," tutupnya.

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close