Sambangdesa.com / Malang - Mahasiswa Program Studi Agroteknologi Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang yang tergabung dalam Kelompok 14 Pengabdian Masyarakat Tematik (PMT) II mengadakan sosialisasi dan pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) di Desa Sidodadi, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Kegiatan ini bertujuan mendukung pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Ketua Kelompok 14, Sirilus Mario, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pengolahan limbah ternak dan sampah rumah tangga menjadi pupuk organik cair.
"Penggunaan pupuk organik sangat penting untuk mendukung pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan," ujar Mario, Senin (17/2/245).
Pelatihan ini diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya petani dan peternak, memanfaatkan limbah secara lebih efektif, sekaligus mengurangi dampak negatif limbah terhadap lingkungan.
Program ini dibagi menjadi dua sesi utama. Pada sesi pertama, mahasiswa memberikan sosialisasi tentang pengolahan limbah organik, termasuk manfaat penggunaan pupuk organik bagi tanaman dan lingkungan. Sesi ini mencakup penjelasan mengenai jenis-jenis limbah yang dapat diolah, seperti limbah ternak dan sampah rumah tangga.
Pada sesi kedua, mahasiswa memandu masyarakat untuk mempraktikkan langsung pembuatan Pupuk Organik Cair (POC). Langkah-langkah yang diajarkan meliputi Pemilihan bahan: Limbah ternak dan sampah rumah tangga yang sesuai, Teknik mencampur bahan dengan mikroorganisme yang membantu penguraian, dan Cara menggunakan pupuk organik cair pada tanaman agar hasilnya lebih optimal.
Pelatihan ini berlangsung di salah satu rumah warga Desa Sidodadi dan mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat setempat, khususnya para petani dan peternak yang antusias mempelajari metode ini untuk mendukung produktivitas pertanian mereka.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Retno Wilujeng, yang turut membimbing mahasiswa dalam pelaksanaan program, menyampaikan harapannya agar pelatihan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Melalui pelatihan ini, diharapkan masyarakat mampu mengolah limbah lebih efektif, mengurangi sampah, dan memanfaatkan hasil olahan tersebut untuk meningkatkan produktivitas pertanian dengan cara yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tuturnya.
Sementara itu, masyarakat Desa Sidodadi menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. Mereka berharap pelatihan serupa dapat terus dilakukan untuk memberikan solusi konkret terhadap permasalahan limbah dan meningkatkan kualitas pertanian desa mereka.
Program pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair ini merupakan langkah konkret mahasiswa UNITRI dalam menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, diharapkan masyarakat Desa Sidodadi dapat memanfaatkan limbah rumah tangga dan ternak secara produktif, sekaligus mendukung pertanian yang berkelanjutan.
Social Footer